Stand Pameran atau Booth Pameran

Mengenal Apa Itu Pameran
Pameran, menurut bahasa sendiri, merupakan kegiatan dimana para pekerja seni menyajikan karyanya agar bisa dikomunikasikan sehingga nantinya dapat diapresiasi oleh masyarakat. Namun selain itu, pameran sendiri termasuk dalam usaha jasa pertemuan. Yang mana produsen serta konsumen bertemu, lantas para produsen melakukan promosi sembari menampilkan contoh dari produk mereka.
Pameran sendiri rupanya banyak macamnya, dan beberapa diantaranya yakni seperti bazaar, fair, expo, pekan raya, show, ataupun pasar murah. Dan ada beberapa jenis pameran bila ditinjau dari waktu serta tempatnya, antara lain:
· Pameran Tetap atau Permanent Exhibition
Pameran Tetap merupakan pameran yang biasanya memamerkan banyak karya yang masih terhitung koleksi. Pameran ini tak terikat oleh berapa lama waktu dan nyaris tak pernah tutup. Contoh pameran jenis ini adalah galeri seni dan museum.
· Pameran Rutin atau Temporary Exhibition
Pameran satu ini biasanya diadakan di waktu-waktu khusus atau tertentu. Contohnya yakni pameran seni rupa yang biasa diadakan satu tahun sekali. Adapun waktu maksimal untuk pameran ini biasanya selama satu bulan.
· Pameran Keliling atau Travelling Exhibition
Yang satu ini biasanya menampilkan karya tertentu dan terikat oleh maksud, tujuan, serta rutinitas pelaksanaan. Biasanya pula, pameran ini merupakan hasil kerjasama antar organisasi. Umumnya, penyelenggaraan pameran ini setidaknya berlangsung selama 10 hari.
Namun, selain ditinjau dari waktu dan tempat, rupanya ada juga beberapa jenis pameran lain yang bila ditinjau dari keragaman yang dipamerkan ke masyarakat, yakni:
· Pameran Heterogen
Untuk jenis yang ini, karya yang dipamerkan di dalam acara rupanya dari beragam cabang seni rupa. Waktu, tempat, serta peristiwa pelaksanaannya ada di titik sama (semua jenis dipamerkan di satu tempat, waktu, dan peristiwa).
· Pameran Homogen
Untuk yang ini, penyelenggaraannya hanya menampilkan dari satu cabang seni. Karya yang dipajang atau pamerjan tak tergantung jumlah peserta dalam pameran atau pemilik karya. Seorang peserta bisa saja memamerkan lebih dari satu karya.
Dengan adanya pameran, baik produsen maupun konsumen mendapatkan begitu banyak dampak positifnya, yang mana salah satunya sebagai tolak ukur serta potret dari perkembangan seni rupa yang ada.

DISAIN BOOTH PAMERAN


Mengenal Berbagai Disain Booth Pameran
Secara garis besar, adanya pameran tentu membutuhkan adanya disain booth pameran untuk jenis bazaar, fair, expo, pekan raya, show, ataupun pasar murah. Dan seiring lajunya pertumbuhan di dunia bisnis serta usaha dewasa ini, maka di dalamnya turut berkembang pula unit usaha paralel yang mendukung. Hal ini ada agar tercipta kesinambungan antara bisnis global tersebut.
Salah satunya yakni disain booth pameran.
Pameran sendiri merupakan aktivitas dimana seorang produsen menyajikan karyanya untuk dikomunikasikan agar mendapatkan apresiasi masyarakat. Untuk menarik masyarakat ataupun konsumen, tentunya para produsen memerlukan tampilan yang menarik. Rupanya, jenis yang keluar dan sering kita lihat terus-menerus berkembang dan hal inilah yang menarik perhatian para produsen.
Berikut adalah beberapa jenis di dalam disain booth pameran yang rupanya cukup popular di kalangan produsen (trade show display):
· Pop up display menunjukkan grafis mural dan eye-catching sehingga daya tariknya tampak mulus dalam menyita perhatian konsumen. Disain booth pameran yang memakai ini mulai memamerkan karya atau produk milik produsen secara langsung sehingga konsumen bisa melihatnya bahkan dari luar booth.
· Dengan menampilkan modular. Produsen dapat menggunakan grafis yang cukup besar namun menambahkan di beberapa titik agar menarik perhatian. Jenis layarnya diatur dan untuk yang satu ini, biasanya mencakup bagian di atas meja kecil sebagai media dalam memamerkan produk.
· Banner berdiri merupakan tambahan atau alternatif dalam suatu pemasaran. Pemakaian yang efisien yakni sebagai latar belakang guna memancing konsumen yang masuk; menyorot perhatian mereka. Bagian disain booth pameran yang ini hanya mengambil sedikit dari ruang dalam booth, namun rupanya meninggalkan kesan yang cukup mendalam pada konsumen yang mengunjungi booth tersebut. Biasanya, di dalam banner akan ditampilkan logo, testimonial, informasi, dan jenis produk serta nama perusahaannya.
Biasanya, disain booth pameran tergantung dengan ruang untuk setiap peserta pameran (inilah yang disebut dengan booth) yang mana bagian ini nantinya dibagikan serta diatur oleh penyelenggara atau panitia penyelenggara pameran.

Pameran Jakarta Selalu Ramai Pengunjung


Tentunya bukan hal baru lagi apabila suatu pameran Jakarta kerap dipenuhi pengunjung. Kapasitas di satu gedung bahkan sampai sesak karena para pengunjung dan tak jarang pula para peserta atau produsen sudah menutup booth mereka sebelum waktu tutup dikarenakan tak ada lagi yang dijajakan di booth mereka. Sebab, memang begitulah tujuan pameran. Yakni agar produk yang dijajakan atau dipasarkan di dalam pameran dikenal oleh masyarakat luas. Karena itu, strategi utama atau awal dalam menyelenggarakan satu pameran yakni harus memastikan bahwa setiap stand atau booth nantinya ramai pengunjung.

Pameran Jakarta merupakan salah satu dari sekian banyak pameran di kota-kota besar yang dapat dicontoh selalu ramai pengunjung. Hal ini tidak menampik apapun jenis pameran yang berlangsung, baik baazar, fair, pasar murah, atau lainnya. Salah satu pameran yang baru-baru ini diselenggarakan ialah pameran yang mendatangkan salah satu penulis komik di bilangan Jakarta Selatan. Pameran yang diadakan kurang lebih tiga hari tidak sepi pengunjung dan padat di setiap harinya.
Pameran yang baik yakni pameran yang juga memperkirakan target konsumen. Seperti contoh pameran di atas. Target untuk para calon konsumen yakni para pecinta komik dan produsen yang memungkinkan membuka stand adalah mereka para penyaji seni di bidang seni gambar, baik 2D maupun 3D. Dalam satu pameran, harus dipastikan ada kunci yang menarik para produsen untuk datang, seperti memungkinkan adanya workshop gratis atau bintang tamu sebagai pembicara sesuatu tema pameran.
Tak hanya workshop atau bintang tamu, dalam suatu pameran juga kita dapat menggunakan doorprize sebagai kunci dalam menarik pengunjung atau konsumen. Salah satu caranya yakni dengan menggunakan angka pada tiket.
Kemudian faktor lain mengapa pameran Jakarta tak pernah sepi pengunjung ialah lokasinya yang strategis. Sudah menjadi rahasia umum bahwa penduduk di ibukota terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, pendidikan, dan dari berbagai usia. Namun, dengan kita mengerucutkan fokus untuk suatu pameran, maka semua keragaman tadi akan menjadi satu pada tema pameran.
Karena alasan-alasan di ataslah pameran Jakarta semakin marak, berbagai macam, dan selalu diminati.

Trik mengerjakan Stand Pameran Sendiri

Trik Mengerjakan Stand Pameran Sendiri

Pasti anda mentertawakan judul posting saya ini, karena mungkin kita bisa dibilang terlalu serakah atau memaksakan diri untuk mengambil pekerjaan yang bukan keahlian kita. Sebenarnya yang saya ingin ceritakan disini tidak sepenuhnya kita kerjakan sendiri, tetapi tetap dengan bantuan orang lain. Karena setahu saya pekerjaan ini lebih banyak melibatkan orang lain. Mungkin lebih tepatnya belajar jadi kontraktor atau pemborong.

Memang ada benarnya sih kalau kita pikir-pikir, tetapi disini saya sedikit membagikan pengalaman saya ketika pertama kali melakukan hal tersebut. Bukannya takabur atau menyombongkan diri. Karena prinsip saya semua yang ada didepan mata dan kelihatan menurut saya masih bisa kita pelajari kenapa tidak kita coba pelajari. Sekarang tinggal niat kemauan kita aja, Insyah Allah selama kita mau berusaha pasti akan ada jalannya.

I. Konsep Gambar Disain
Dalam hal ini kita harus bisa menguasai atau bisa menjalankan program 3d disain. Bisa dibuat dengan program software 3d yang banyak kita kenal seperti 3D max, Archicad, CAD, Sketchup dll. Kita gunakan yang paling sederhana aja dari google, namanya google sketchup (seperti contoh diatas). Kalau belum punya bisa download gratis dari sini http://www.sketchup.com/.

Untuk menjalankan program google sketchup sebenarnya tidak terlalu sulit, kita bisa cari tutorialnya banyak sekali di google. Seandainya tidak juga bisa menjalankanprogram tersebut dan pingin lebih cepat mendapatkan hasilnya, Anda bisa menggunakan tenaga freelance atau tenaga lepas. Bisa dicari di mesin google juga. Biasanya seorang tenaga freelance akan mematok harga borongan untuk setiap hasil kerjanya. Usahakan kita bisa dapat gambar kerja, karena dengan adanya gambar kerja akan memudahkan tukang kayu untuk memproduksi.

II. Waktu Pengerjaan
Waktu pengerjaan disini sangatlah penting karena menyangkut tahapan kapan pekerjaan itu harus selesai. Biasanya saya hitung mundur dari acara atau waktu pemasangan, kita bisa gunakan time scedule.

III. Tempat Pengerjaan
Tempat pengerjaan biasanya diperlukan tempat yang luas, kalau bisa jauh dari dari tetangga kiri kanan. Karena pekerjaan ini banyak melibatkan orang (tenaga kerja) dan membutuhkan waktu yang cukup, apalagi kalau kita harus segera menyelesaikan pekerjan tsb. Tentunya pekerjaan tsb di kerjakan bisa 24 jam nonstop, sehingga mengganggu tetangga kiri kanan. 

IV. Tenaga Produksi
Tenaga produksi disini yang saya maksud adalah tukang kayu yang biasa mengerjakan pekerjaan tsb. Saya sarankan jangan cari tukang kayu yang belum punya pengalaman sama sekali, karena tidak semua tukang kayu bisa melakukan pekerjaan ini. Tukang kayu ada dua pilihan untuk mengerjakan pekerjaan ini. Pertama borongan tenaga yang artinya dia hanya dibayar tenaganya aja. Kedua borongan semuanya yang artinya disamping tenaga dia juga sekalian memborong bahannya. Kita akan tentukan pilihan borongan tenaga, maka disini kita bisa sedikit tahu tentang kebutuhan material/bahan yang akan dipakai.

V. Proses Produksi
Selama proses produksi kita harus lebih banyak kontrol, supaya menghindari kesalahan, terutama yang sering terjadi adalah tukang yang kurang paham membaca gambar kerja. Untuk itu kita bisa melakukan tindakan yang terbaik ketika ada kesalahan dalam pengerjaan, sehingga kita bisa dapatkan hasil yang sempurna sesuai dengan disain yang kita inginkan. Proses produksi biasnya tukang borongan bisa memperhitungkan waktu yang dibutuhkan, sehingga mereka akan membagi-bagikan pekerjaan ke teman2nya

VI. Loading Pemasangan
Untuk loading pemasangan biasanya dari masing2 manajemen gedung tempat acara berlangsung mempunyai peraturan yang berbeda-beda. Kita harus mengikuti standarisasi yang telah diberikan. Baik itu menyangkut waktu pengerjaan yang berhubungan dengan batas akhir pemasangan, maupun peraturan untuk pekerja2 yang akan bekerja di lokasi tsb.